BYD Ajak Keliling Pabrik Subang, Intip Tiga Area Utama Beserta Teknologinya

BYD Ajak Keliling Pabrik Subang, Intip Tiga Area Utama Beserta Teknologinya
BYD Ajak Keliling Pabrik Subang, Intip Tiga Area Utama Beserta Teknologinya

Autogear.id – BYD Motor Indonesia meresmikan pabrik di Kawasan Industri Subang, Pabuaran, Subang, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Pabrik dengan luas lahan 126 hektar, dan mempekerjakan sekitar 5000 tenaga kerja ini ditargetkan dapat memproduksi sekitar 150 ribu unit mobil BYD dan Denza per tahun.

Dihadiri sedikitnya 500 partisipan, selain mengikuti rangkaian peresmian, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk memperdalam informasi mengenai BYD.

Antara lain dengan mengunjungi area yang menampilkan berbagai produk BYD yang telah hadir di Indonesia, informasi mengenai teknologi, serta perjalanan perusahaan dalam mengembangkan kendaraan energi baru.

Di samping itu, untuk memberi gambaran lebih mendalam, para tamu dan media peliput juga berkesempatan untuk mengikuti factory tour.

Dalam kegiatan tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana proses manufaktur kendaraan energi baru BYD di Subang.

Pengalaman tersebut membawa peserta mengikuti perjalanan sebuah kendaraan, dari struktur dasar hingga menjadi kendaraan yang siap digunakan para pelanggan.

Tiga Rangkaian Utama di Pabrik BYD Subang 

Terdapat tiga rangkaian utama manufaktur, yang diperkenalkan dalam factory tour tersebut. Yaitu Welding, Painting, dan Final Assembly, yang saling terhubung dalam satu proses produksi. 

embed

Memasuki area Welding, para tamu langsung disuguhi bagaimana struktur dasar kendaraan dibentuk secara bertahap, hingga menjadi kerangka bodi yang utuh.

Area ini menerapkan sistem produksi fleksibel multi-model, yang memungkinkan berbagai model kendaraan diproduksi pada lini yang sama.

Proses tersebut didukung kombinasi teknologi otomatisasi dan robotik, untuk membantu menjaga presisi dan konsistensi selama pembentukan bodi kendaraan.

Setelah mengunjungi area Welding, rombongan beranjak ke area Painting, menyaksikan bagaimana proses manufaktur berfokus pada memberikan perlindungan terhadap bodi kendaraan. Sekaligus memastikan kualitas permukaan dan tampilan eksterior.

Pada area ini terlihat, sistem produksi dan quality control terintegrasi digunakan untuk memantau proses secara menyeluruh. Termasuk pemeriksaan permukaan dan kualitas pengecatan.

Tidak hanya itu, area ini juga menunjukkan bagaimana teknologi dan keterampilan karyawan berjalan berdampingan, dalam menjaga standar kualitas produksi.

Lanjut masuk area Final Assembly, di mana area ini memperlihatkan tahap ketika berbagai komponen kendaraan disatukan, hingga menjadi kendaraan yang siap digunakan pelanggan.

Prosesnya mencakup perakitan, pemeriksaan, penyetelan, hingga pemeriksaan akhir sebelum kendaraan meninggalkan fasilitas.

embed

Setiap kendaraan melalui pemeriksaan lengkap dan menyeluruh, untuk memastikan memenuhi persyaratan sebelum dikirim kepada pelanggan.

Fasilitas Terintegrasi Dalam Manufaktur BYD Indonesia 

Secara gamblang, ketiga rangkaian tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana otomatisasi, digitalisasi, fleksibilitas produksi, pengendalian kualitas, dan pengembangan keterampilan karyawan diterapkan secara terintegrasi dalam fasilitas manufaktur BYD Subang.

Dikatakan, Bahwasanya teknologi tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari proses manufaktur yang menghubungkan produksi, kualitas, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dengan fondasi manufaktur lokal yang semakin kuat, pengembangan sumber daya manusia, keterlibatan rantai pasok, serta komitmen untuk terus mengembangkan kapabilitas manufaktur dan ekosistem kendaraan energi baru, BYD akan terus memperkuat kehadiran jangka panjangnya di Indonesia.

Subang menjadi bagian dari perjalanan tersebut, menghubungkan pengalaman global BYD dengan kemampuan lokal Indonesia. Membuka babak baru bagi ‘Made in Indonesia’, menjangkau pasar dunia.


(uda)