Mobil Baru

Soal Irit BBM, Chery Pede Tiggo Pro Lebih Irit Hingga 7 Persen

Chery klaim Tiggo Pro series lebih irit bahan bakar sebesar 7 persen? Ini faktanya. Chery
Chery klaim Tiggo Pro series lebih irit bahan bakar sebesar 7 persen? Ini faktanya. Chery

Autogear.id – Beragam fitur berteknologi terkini ditanamkan pada SUV Chery Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro, yang telah resmi mengaspal di jalanan Indonesia. Performa Tiggo Pro Series mulai dibuktikan para konsumen, yang sudah melakukan serah terima kepemilikan unit pasca peluncurannya pertengahan November kemarin.

Beragam teknologi yang ditanamkan di dalam kedua SUV premium tersebut. Bukan hanya menawarkan performa tinggi dari mesin TGDI, serta perlindungan antisipatif dari berbagai fitur ADAS. Melainkan juga mendukung gaya berkendara cerdas, hingga berdampak pada efisiensi bahan bakar.

Tiggo 7 Pro menyematkan mesin dengan gearbox CVT25, sebuah teknologi generasi terbaru. Pada kendaraan 5-seater ini, tenaga dan efisiensi bahan bakar dihasilkan dari new steel belt, dengan efisiensi lebih tinggi dan punya rentang rasio kecepatan yang kompetitif di kelasnya.

Sebagai penyempurnaan dari CVT19, rentang rasio transmisi CVT25 pada Chery Tiggo 7 Pro dapat ditingkatkan hingga 22 persen, sehingga efisiensi mencapai 2-8 persen. Selain itu, transmisi CVT25 juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar keseluruhan hingga 7 persen, dan meningkatkan performa akselerasi sebesar 14 persen.

Baca Juga:
Libur Nataru, Astra Infra Kerahkan 1300 Personil di 8 Ruas Tol
 

Untuk mengoptimalkan performa mesin pada Tiggo 7 Pro, Chery juga menambahkan 1.500cc Turbo 4-silinder. Dapat menghasilkan tenaga sebesar 155 hp dan torsi maksimum 230 Nm, mengalir ke dua roda depan.

Sesuai hasil uji atau tes bahan bakar pada proses homologasi, Tiggo 7 Pro memiliki tingkat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sampai 14,2 km/liter. Berdasarkan konsumsi rata-rata, dengan kecepatan konstan. Sehingga dengan sistem bahan bakar Electronic Fuel Injection (EFI), penggunaan bahan bakar kian irit. 

Sementara pada Tiggo 8 Pro, Chery mengaplikasikan mesin generasi ketiga yang dirancang dengan konsep Scramjet Aero Class Engine. Membuatnya ringan namun tetap bertenaga. Dengan adanya teknologi 350 Bar High Pressure Direct Injection, pembakaran semakin sempurna sebagai hasil dari efisiensi thermal yang terjadi.

Hasilnya, mesin Tiggo 8 Pro yang memiliki 250 Hp dan torsi 390 Nm di RPM rendah, dapat memberikan tenaga instan dalam waktu yang cepat. Didukung system Dual Variable Valve Timing, untuk meningkatkan efektifitas bahan bakar di kecepatan rendah, dan sangat bertenaga di kecepatan tinggi.

Sesuai hasil uji pada proses homologasi, Tiggo 8 Pro memiliki tingkat konsumsi BBM 13 km/liter berdasarkan konsumsi rata-rata dengan kecepatan konstan. Dari hasil pengujian internal, model Tiggo Pro Series ini mampu berakselerasi 0-100 km/jam hanya dalam waktu 7,3 detik.

Baca Juga:
Pemain Handtools Dukung Program Konversi di Ajang EV Fun Day

Fitur lain yang mendukung efisiensi bahan bakar pada Tiggo Pro Series adalah fitur Idle Stop. Membantu pengemudi meningkatkan efisiensi bahan bakar, lewat kemampuan mematikan mesin kendaraan secara otomatis ketika berhenti sejenak atau di lampu merah. Hadirnya fitur ini dapat menurunkan emisi gas buang kendaraan, membuatnya lebih ramah lingkungan.

President Director PT Chery Sales Indonesia, Shawn Xu mengatakan, klaim Chery mengenai keunggulan teknologi yang disematkan ke dalam semua produknya telah diperhitungkan secara rinci dan menyeluruh.

“Termasuk untuk mendukung efisiensi konsumsi bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan kelas SUV premium. Pada Tiggo Pro Series, efisiensi konsumsi bahan bakarnya juga telah melalui pengujian bahan bakar pada tahapan homologasi. Hasilnya kompetitif dengan SUV premium di kelasnya,” terang Shawn.


(uda)