Mobil Baru

Ketika Rolls-Royce Dawn Menuju Senja

Rolls-Royce Dawn memasuki masa senja lantaran tak bakal diproduksi lagi. RR
Rolls-Royce Dawn memasuki masa senja lantaran tak bakal diproduksi lagi. RR

Autogear.id – Kabar duka bagi para penggemar Rolls-Royce Dwan konvertibel. Karena dikabarkan, salah satu merek super premium dunia ini menghentikan produksi satu dari sekian varian terlarisnya, yang mengisi posisi uniknya tersendiri. Disuntik matinya Dawn konvertibel menandakan akhir dari masa gemilang dan glamor model transformatif pertama, era Goodwood Rolls-Royce.

Sekilas membuka periode keemasan dari model yang satu ini. Menyusul kesuksesan Phantom VII, dan rekan setimnya Phantom Coupé dan Drophead Coupé. Perlahan basis pelanggan yang semakin muda, percaya diri secara universal dan mudah bergaul, hadir dan tertarik pada merek Rolls-Royce. 

Mereka mulai butuh mobil yang menangkap kemewahan dan romantisme otomotif super mewah. Tetapi melakukannya dengan cara yang sepenuhnya selaras, dengan selera dan gaya hidup kontemporer. CEO Rolls-Royce, Torsten Müller-Ötvös mengakui, ada ruang dalam portofolio produk perusahaannya untuk memenuhi keinginan kelas pelanggan ini. 

Karena itu dia menantang para desainer, menciptakan bukan hanya pasangan setia Phantom Drophead Coupé, tetapi juga jenis konvertibel super mewah yang benar-benar baru. “Lebih dari sekadar mobil indah, ia harus membangkitkan romansa dan kemewahan begitu banyak legenda Rolls-Royce. Sambil menawarkan ekspresi sosial, mudah didekati, dan kontemporer dari tur atap terbuka, kepada generasi baru berpengaruh. Selain itu, juga harus benar-benar baru,” urainya.

Baca Juga:
50 Unit Air EV Jauh-Jauh Berlayar ke Labuan Bajo, Untuk Apa?

Tiga tahun sebelumnya, diluncurkan fastback coupé Wraith. Tetapi gagasan untuk menggunakan kembali itu tidak pernah dipertimbangkan. Sebaliknya, para desainer menemukan inspirasi jauh lebih awal dalam sejarah perusahaan yang luas dan berjenjang. Antara tahun 1950 dan 1954, hanya dibuat 28 unit drophead coupé Silver Dawn. 

Orisinil anggun dan menggoda sempurna, mewujudkan semangat zamannya. Diabadikan dalam ungkapan “La Dolce Vita” yang berarti kehidupan nan manis. Pengingat untuk menikmati setiap momen dan hidup sepenuhnya di masa sekarang, La Dolce Vita datang untuk menandakan teman dan refleksi yang baik serta tenang. Sebuah penanda betapa pentingnya meluangkan waktu, memikirkan kesenangan hidup dalam segala keindahan dan kekayaannya.

Menariknya lagi, La Dolce Vita merupakan judul film klasik tahun 1960, yang disutradarai Federico Fellini. Sekarang dianggap sebagai salah satu film terhebat yang pernah dibuat. Menjadikan aktris dunia Anita Eckberg, dan air mancur Trevi sebagai salah satu tempat wisata Roma yang paling banyak dikunjungi. 

Semangat kehidupan penuh gairah, petualangan, romansa sensual, perayaan dekadensi, serta aneka kesenangan dalam segala bentuk yang ingin ditangkap Rolls-Royce dari drophead barunya. Diekspresikan lewat bahasa bentuk yang tak lekang oleh waktu, keahlian kontemporer, dan karakter dinamis yang mudah namun kuat. 

Baca Juga:
Porsche dan Hydro Kolaborasi Kurangi Jejak Karbon

Bentuk murni dan sederhana, terinspirasi fashion tahun 50 dan 60an. Yakni membangkitkan pesona hilangkan garis dan tekstur berlebihan. Fokus pada bagaimana memperkuat sosok pemakainya. Dalam satu hal penting, varian ini melanggar konvensi desain otomotif yang sudah lama ada. Hampir tanpa kecuali, mobil konvertibel dirancang dalam konfigurasi 2+2. Empat kursi penuh yang nyaman untuk semua penumpang.

Kesederhanaan desain menampik sejumlah kerumitan tantangan teknik. Terutama mekanisme atap yang dijuluki “Silent Ballet”. Lantaran presisi, keanggunan, dan operasinya yang senyap. Para desainer memutuskan atapnya harus dibuat dari kain, mempertahankan romantisme mendengarkan tetesan hujan di atas kanvas. 

Perpaduan unik material performa tinggi, menjadikannya mobil konvertibel paling senyap di dunia. Saat atap tertutup, Dawn menyamai Wraith untuk performa isolasi kebisingan. Insinyur menghabiskan waktu berbulan-bulan, mengoptimalkan pengalaman konvertibel lewat pengujian lengkap. Tak menghilangkan aliran udara sama sekali, atau membiarkan pengganggu masuk ke dalam kabin. 

Subjek uji adalah manekin dimodifikasi dengan wig rambut panjang terurai. Diantar selama ratusan jam, dengan bank sensor dan kamera setia merekam rambut tergeser udara bergerak. Data yang dihasilkan, memungkinkan para insinyur jadikan Dawn pemimpin dunia, dalam kenyamanan aerodinamis dengan atap terbuka.

Baca Juga:
Warna Nyeleneh Gear 125, Buat yang Ingin Tampil Beda Aja!

Menyadari sentralitas pengalaman berkendara bagi banyak pelanggan muda. Di bawah garis ramping dan minimalis, Dawn menerima mesin V12 twin-turbo 6,6 liter, 563bhp twin-turbo. Sasisnya “Magic Carpet Ride”, gabungkan daya tanggap dan kehalusan nyaris super natural. Tahun 2017, varian Black Badge Dawn masuk ke keluarga model Rolls-Royce. Seperti Ghost dan Wraith sebelumnya, alter ego Dawn mendapat karakter dari serangkaian perawatan teknik dan desain. 

Sistem knalpot baru tambahkan kualitas bass bariton ke nada mesin. Disetel untuk hasilkan tenaga ekstra 30bhp, dan meningkatkan torsi menjadi 840Nm. Seraya membesut jiwa pemberontak yang menarik ekspresi banyak orang kepada merek ini, Black Badge Dawn wujudkan tempat unik sendiri, dicirikan oleh romansa dan rayuan kota di malam hari. 


(uda)