Autogear.id - Gunung Anak Krakatau dikabarkan erupsi lagi Kamis pagi (10/9/2026), walaupun abu vulkaniknya tidak sebanyak beberapa hari sebelumnya.
Sebaran abu vulkanik menjadi perhatian bagi pengguna kendaraan komersial. Di tengah kondisi tersebut, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengingatkan pentingnya melakukan pengecekan kendaraan.
Pengecekan itu terutama dilakukan pada filter udara dan saluran pemasukan udara ke mesin, setelah kendaraan terpapar abu vulkanik.
Langkah sederhana ini penting, untuk membantu menjaga performa kendaraan, sekaligus mendukung kelancaran operasional bisnis pemiliknya.
“Dalam kondisi hujan abu vulkanik seperti saat ini, pengguna kendaraan komersial perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kendaraan, terutama pada bagian yang berhubungan dengan sistem pemasukan udara ke mesin,” papar Business Solution Director IAMI, Anjar Rosjadi.
Menurutnya, abu vulkanik memiliki partikel yang sangat halus, sehingga dapat membuat filter udara lebih cepat kotor. Karena itu, Isuzu Partner diimbau melakukan pengecekan, setelah kendaraan digunakan atau terpapar abu vulkanik.
Dikatakan, mesin filter udara menjadi salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian ketika kendaraan digunakan dalam kondisi berdebu, atau terkena abu vulkanik.
Partikel abu yang masuk ke sistem pemasukan udara dapat membuat filter udara lebih cepat kotor, berpotensi menghambat aliran udara menuju mesin.
Kondisi filter udara juga perlu menjadi perhatian bagi kendaraan komersial yang memiliki intensitas penggunaan tinggi.
Makin sering kendaraan beroperasi di lingkungan dengan tingkat debu tinggi, makin penting pemeriksaan dilakukan secara berkala, sesuai rekomendasi perawatan kendaraan.
“Perlu diwaspadai karena sistem pemasukan udara memiliki peran penting dalam mendukung proses pembakaran mesin. Salah satu komponen yang berkaitan dengan sistem tersebut adalah turbocharger pada kendaraan yang menggunakannya,” kata Anjar.
Lanjutnya lagi, udara yang kotor dan membawa debu atau abu vulkanik perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan beban kerja sistem penyaringan udara.
Selain itu, pengguna juga perlu memastikan pipa dan hose saluran udara menuju mesin dalam kondisi baik, serta memiliki kekencangan yang sesuai.
Hal ini penting karena sistem pemasukan udara memiliki peran dalam menjaga performa mesin, termasuk pada kendaraan yang dilengkapi turbocharger.
Di samping pemeriksaan filter udara, perlu juga melakukan pengecekan terhadap komponen saluran udara menuju mesin. Pemilik kendaraan komersial dapat memastikan kondisi dan kekencangan pipa, serta hose saluran udara agar tetap terpasang dengan baik.
Pastikan tidak terdapat kondisi yang dapat mengganggu aliran udara maupun sambungan yang kurang kencang. Pengecekan dapat dilakukan secara berkala, khususnya setelah kendaraan digunakan dalam kondisi lingkungan dengan paparan debu cukup tinggi.
Abu vulkanik yang menempel pada kaca juga perlu dibersihkan dengan cara tepat. Hindari langsung mengelap kaca, ketika masih terdapat abu yang menempel. Karena partikel tersebut bersifat abrasive, dan berpotensi menimbulkan goresan.
Langkah yang disarankan adalah menyiram kaca menggunakan air mengalir terlebih dahulu hingga partikel abu luruh. Setelah permukaan kaca bersih dari abu, proses pencucian dapat dilanjutkan menggunakan sabun dan air bersih.
“Isuzu juga menyediakan Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) untuk memberikan kemudahan layanan perawatan kendaraan di lokasi, sehingga pengguna dapat tetap fokus menjalankan aktivitas bisnis,” tutup Anjar.
(uda)
