Mitsubishi New Xforce HEV Diklaim Sangat Nyaman untuk Aktivitas Harian, Kok Bisa?

Mitsubishi New Xforce HEV Diklaim Sangat Nyaman untuk Aktivitas Harian, Kok Bisa?
Mitsubishi New Xforce HEV Diklaim Sangat Nyaman untuk Aktivitas Harian, Kok Bisa?

Autogear.id – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menawarkan uji kendara Mitsubishi new Xforce HEV (hybrid) di ajang GIIAS 2026, Jumat (7/8). Setelah sebelumnya diluncurkan ke tengah-tengah publik. 

Uji kendara sehari ini dilakukan dengan mengelilingi kawasan BSD City, Tangerang, tidak jauh dari Gedung ICE, tempat berlangsungnya acara bergengsi GIIAS 2026.

Ketika melihat tampilannya, eksteriornya mengantongi sejumlah perubahan dibandingkan model bensin generasi sebelumnya.

Pertama pada emblem penanda HEV, kemudian dari sisi desain grille yang lebih elegan. Lalu velg 18 inci dengan desain tertutup, lampu belakang bergaya clear smoke, dan ground clearance Xforce HEV lebih rendah, dari sebelumnya 222 mm menjadi 212 mm.

Kabin Lapang untuk 5-Penumpang

Masuk ke dalam kabinnya, lumayan lapang untuk 5-penumpang. Menengok bagian atas, terdapat Frameless Panoramic Roof, sebagai salah satu fitur unggulan. Walaupun kacanya tidak bisa dibuka, karena bukan model sunroof.

Visualisasi kaca depan menjangkau pandangan luas. Headunit, dashboard mobil dan kemudi memiliki pewarnaan senada. Secara keseluruhan kabin memiliki warna senada, mengesankan premium dan elegan.

Konsol tengah Xforce HEV hadir lewat pembaruan signifikan, terutama penggunaan Electric Shifter yang lebih ringkas. Tepat di samping tuas transmisi, terdapat tombol Drive Mode dan kontrol khusus sistem hybrid (seperti EV Mode dan Charge Mode). 

Kenalan dengan 7-Drive Mode new Xforce HEV

Perlu diketahui, new Xforce HEV memiliki 7-Drive Mode, yakni Normal, Wet, Mud, Tarmac, Gravel, EV Priority dan Charge. Beda dengan generasi sebelumnya yang hanya 5-Mode Berkendara.

embed

Untuk awalan, mode berkendara disetel Normal, di layar headunit dan Panelmeter terdapat menu yang menampilkan proses kerja mesin mobil, dan motor hybrid.

Lalu drive mode disetel ke EV Priority, juga mencoba setingan Charge Mode, untuk mengaktifkan mesin bensin secara khusus. Mode kendara juga jajal diposisikan ke Gravel, ketika melibas permukaan jalan yang penuh batu krikil.

Terkait efisiensi bahan bakar, menurut Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar, new Xforce HEV bisa menempuh jarak lebih dari 1000 Km rute Jakarta - Bali, sampai baterai dan bensin benar-benar habis.

Posisi AC seting pada suhu 18,5 derajat Celsius, blower disetel menengah, tapi kabin masih terasa hangat. Mungkin karena pelapis atap berwarna hitam, menyerap panas. Beda dengan Destinator yang memiliki pelapis warna krem.

Suspensi Empuk Tidak Mencla-mencle

Ketika mencoba di permukaan aspal penuh kerikil, dengan drive mode Gravel, suspensi mengayun lembut, tidak terlalu terasa kalau sedang melewati jalanan tidak rata.

Suspensi relatif empuk tidak mencla-mencle, alias mencelat kesana-kemari. Membuat Xforce HEV tetap stabil, meskipun melibas jalanan rusak.

Ini terjadi lantaran Mitsubishi menyetel ulang damper (khususnya pada fase rebound). Sehingga mampu meredam guncangan di jalan bergelombang dan bebatuan dengan sangat baik, tanpa mengorbankan kestabilan saat bermanuver.

New Xforce HEV Sangat Nyaman untuk Aktivitas Harian?

Dikatakan kalau SUV hybrid ringkas ini dirancang sangat nyaman, responsif, dan hemat bahan bakar, untuk mendukung penuh aktivitas komuter harian di perkotaan.

embed

Mengapa demikian? Karena sistem full hybrid generasi baru memadukan mesin bensin 1.6L MIVEC dengan motor listrik bertenaga. Di kemacetan kota, motor listrik bekerja dominan, membuat kabin terasa sangat hening, bebas getaran, dan sehalus mobil listrik murni (EV).

Motor listriknya langsung menyemburkan torsi instan sebesar 255 Nm. Membuat aksi stop-and-go di lampu merah atau jalur padat perkotaan terasa sangat ringan dan lincah.

Berkat sistem manajemen daya otomatis dan transmisi hybrid transaxle berefisiensi tinggi, konsumsi bahan bakarnya mampu menembus angka hingga 24 km per liter.

Fitur regenerative braking juga otomatis mengisi baterai saat pengendaranya melakukan deselerasi atau mengerem di turunan.

Mitsubishi memperbarui sektor kaki-kaki dengan peredaman lebih empuk dibanding versi bensin konvensional. Guncangan sewaktu melibas jalan rusak, polisi tidur, atau jalan bergelombang di perkotaan dapat diredam jauh lebih baik.

Sebenarnya banyak fitur lainnya yang membuat mobil seharga mulai dari Rp445 jutaan ini begitu nyaman untuk aktivitas harian, khususnya di daerah perkotaan. Penasaran? Silakan jajal new Xforce HEV di dealer Mitsubishi terdekat.


(uda)