Harga Bahan Bakar Naik, Auto2000 Infokan Cara Menjaga Kondisi Mesin

Harga Bahan Bakar Naik, Auto2000 Infokan Cara Menjaga Kondisi Mesin
Harga Bahan Bakar Naik, Auto2000 Infokan Cara Menjaga Kondisi Mesin

Autogear.id – Ketika harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan, pemilik kendaraan tentu mencari cara supaya mobilitas tetap berjalan.

Berupaya meminimalisir biaya operasional, tanpa harus menurunkan kualitas BBM, yang tidak direkomendasikan buku pedoman, dengan RON yang tak sesuai.

Sebab, jika menggunakan kualitas bahan bakar yang tak direkomendasikan, ada potensi masalah jangka pendek yang bisa mengganggu, dan merugikan pemilik kendaraan.

Paling umum adalah turunnya performa mesin, muncul gejala ngelitik atau detonasi, pompa bensin rusak. Kemudian muncul deposit kotoran di ruang bakar, konsumsi bensin lebih boros dan potensi mesin overheat.

”Worry-free, dengan memakai bensin sesuai rekomendasi Toyota, justru menjaga efisiensi mesin dan membuat mobil tidak rakus minum bahan bakar,” ucap Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, Rabu (29/4). Hal lain yang dapat dilakukan adalah menjaga kondisi mesin, di mana salah satu yang terpenting adalah filter bensin.

Lanjut Tara lagi, bahan bakar yang bersih dan berkualitas mampu meningkatkan kinerja mesin, sehingga semakin efisien dan hemat bahan bakar.

Jaga Kualitas Filter Bensin

Filter bahan bakar adalah komponen yang bertugas menyaring kotoran dan partikel lain dari bahan bakar. Supaya tidak mencemari dan menyumbat saluran bahan bakar berikut pompanya, injektor, dan ruang bakar.

Beberapa potensi masalah dapat timbul kalau filter bensin kotor. Antara lain turunnya performa mesin dan komponen yang bekerja di dalam injektor, berisiko ruang bakar rusak.

“Jangankan menghemat bensin, performa harian juga bakal turun yang dampaknya bisa membuat pemilik kendaraan kurang nyaman ketika berkendara,” tukas Tara.

Apabila pemilik kendaraan mengetahui gejala filter bensin mulai bermasalah, sebaiknya segera mengambil tindakan sebelum mengakibatkan masalah lainnya.

Jangan hanya sekadar dibersihkan, filter bahan bakar sebaiknya diganti baru secara rutin tanpa perlu menunggu sampai rusak.

Tanda-tanda Filter BBM Kotor

Sebelum filter bahan bakar rusak, ada tanda-tanda yang bisa dirasakan. Jika sudah ada gejalanya, segera ganti filter bensin meskipun belum saatnya diganti.

Gejalanya antara lain mesin sulit dihidupkan. Kalau filter bahan bakar tersumbat, aliran bensin menjadi terbatas dan tidak stabil. Akibatnya, mesin mobil susah dihidupkan.

Tanda lainnya adalah ketika mesin stasioner atau idle, putaran mesin tidak normal dan naik turun. Ketika rpm mobil dinaikkan, putaran mesin juga tersendat seperti tanpa tenaga.

Laju mobil tersendat-sendat seperti mesin mau mati. Salah satu penyebabnya adalah filter bensin kotor atau tersumbat, sehingga sistem pembakaran tidak lancar.

Jika filter BBM dibiarkan kotor dalam jangka waktu lama, bisa menghambat kinerja mesin karena suplai bahan bakar turun. Jika mesin mendapat beban ekstra, seperti muatan penuh atau menanjak, distribusi bahan bakar tidak cukup, bahkan berhenti hingga mesin mati.

Kotoran yang tertinggal akan membuat saluran bahan bakar tersumbat, distribusi jadi tidak lancar. Berbahaya jika sampai membuat injektor tersumbat, karena biaya perbaikan cukup besar. Malah berpotensi diganti baru, kalau rusak terlalu parah.

“Teknisi Auto2000 akan mengecek kondisi filter bensin dan melakukan perbaikan jika diperlukan. Bisa juga merekomendasikan untuk mengganti dengan yang baru, jika sudah kotor atau masuk masa penggantian,” tutup Tara.


(uda)