Dynavolt Nano-Gel Dukung Pebalap Dunia, juga Ideal untuk Modifikasi Motor?

Dynavolt Nano-Gel Dukung Pebalap Dunia, juga Ideal untuk Modifikasi Motor?
Dynavolt Nano-Gel Dukung Pebalap Dunia, juga Ideal untuk Modifikasi Motor?

Autogear.id – Dunia variasi dan modifikasi motor senantiasa marak hingga saat ini, seakan tak lekang dimakan waktu. Para antusiasme variasi dan modifikasi motor saat ini sangat akrab dengan BiLED, Projie, dan model variasi lainnya.

Tetapi, perlu diingat bahwa di balik tren menarik ini terdapat sebuah pertanyaan yang boleh dibilang menjadi tantangan tersendiri. Yaitu apakah kebutuhan akan daya aki terhadap komponen variasi dan modifikasi yang tersemat di motor tersebut sudah cukup memadai?

Seringkali, pemilik motor atau bengkel modifikasi kurang memperhatikan apakah beban variasi yang dipasang sudah sesuai dengan kemampuan spul, kiprok, dan aki pada motor tersebut.

Beban arus yang tidak bisa ditampung oleh komponen kelistrikan motor tentu akan menyebabkan terjadinya konsleting atau rusaknya variasi. Sehingga sangat penting untuk memilih spul, kiprok dan khususnya aki motor yang tepat.

Perlu diketahui, untuk saat ini aki motor berteknologi Nano-Gel menjadi salah satu rekomendasi terbaik di pasaran. Memiliki keunggulan yang mampu menutupi kekurangan jenis aki motor konvensional lainnya.

Untuk perbandingan, aki basah dikenal memiliki kelemahan pada tingkat penguapannya yang tinggi. Sementara itu, pada kategori aki kering dan gel, umumnya memiliki keterbatasan pada nilai Cold Cranking Ampere (CCA) yang tergolong rendah.

Teknologi Nano-Gel hadir sebagai solusi karena menawarkan keunggulan ganda, yakni mampu menghasilkan CCA yang besar, sekaligus menjaga tingkat penguapan tetap sangat rendah.

embed

Jadi motor-motor yang menggunakan komponen variasi dan modifikasi sangat tepat menggunakan aki Nano-Gel sebagai pilihan utama.

Sebagai gambaran, aki Nano-Gel sendiri adalah teknologi pertama yang diciptakan merek Dynavolt. Tujuannya untuk menghasilkan tenaga terbaik bagi motor yang menggunakannya.

Tidak hanya memiliki CCA besar, aki Nano-Gel Dynavolt yang menjadi sponsor Moto2 dan Moto3 melalui tim Dynavolt Intact GP, serta tim di World Superbike (WSBK), juga dibekali fitur self-discharge rendah.

Itu merupakan fitur di mana penguapan daya aki sangat rendah, saat tidak terpakai. Berkat fitur ini, masa pakai aki Nano-Gel Dynavolt lebih panjang dan awet bila dibandingkan versi konvensional.

Selain Nano-Gel, Dynavolt juga memiliki varian lain yakni Lithium dan Sodium Ion. Aki Lithium Dynavolt turut dipakai tim Niti Racing di WSPB, dengan Felix Putra Mulya sebagai pembalapnya yang bernomor 27.

“Pada ajang WSSP300 (WSPB), kami pakai aki Lithium Dynavolt. Begitupun di motor harian, kami pakai Dynavolt. Bisa dilihat performa maksimal kami saat balapan. Tenaganya mantap pula untuk motor harian, soalnya CCA nya juga besar,” pungkas Felix mengomentari aki Dynavolt yang telah dipakai di lebih dari 90 negara.


(uda)