Autogear.id – Suzuki Fronx sebagai salah satu model kendaraan hybrid Suzuki. Boleh dibilang cukup mumpuni untuk menjadi pilihan berkendara keluarga, khususnya mereka yang notabene keluarga muda, memiliki satu atau dua anak.
Memang menawarkan kesan tersendiri, ketika membesut kendaraan 5-seater ini, serta mengajaknya untuk bersenang-senang mengunjungi Kota Bandung dan Subang, Jawa Barat, beberapa hari lalu.
Tampilan eksteriornya lebih sporty dengan under body spoiler depan-belakang, serta door visor dan tail lamp LED. Buka pintu bagasi, tampak ruang yang lumayan luas.
Sehingga penumpang pun tidak perlu sampai memangku tas bawaan, atau duduknya menjadi terganggu. Lantaran lantai mobil diisi barang-barang yang tidak muat diletakkan di dalam bagasi.
Masukkan barang satu persatu, mulai dari travel bag yang dipenuhi pakaian untuk lima orang, tas punggung berisi laptop, kasur angin dalam kondisi terlipat, dan sejumlah barang lainnya.
Interior Nyaman Berkarakter Sporty
Melihat interior Suzuki Fronx SGX Hybrid AT Two-Tone sebagai varian tertinggi dari model ini selain menawarkan kenyamanan, ruang yang lapang, desain yang elegan, juga tetap memperlihatkan karakter sporty.

Duduk di atas seat yang empuk, kombinasi kulit sintetis dan fabric, juga visibilitas kaca depan terlihat jelas. Pada dasbor terdapat headunit, sebagai pusat pengoperasian fitur-fitur dari varian seharga Rp321,9 juta hingga Rp330,3 juta ini.
Adapun ragam fiturnya mulai dari Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Lane Departure Warning, Blind Spot Monitor, RCTA, dan DSBS II. Ada juga kamera 360 derajat (Around View Monitor), Head-Up Display (HUD), wireless charger, paddle shift dan lainnya.
Melesat di ruas Tol MBZ dan Cikampek aman terkendali, hingga di layar HUD menunjukkan kecepatan 80 – 100 Km/jam. Ruas jalan masih datar, tidak diwarnai tanjakan.
Masuk ke ruas Tol Padalarang, jalanan mulai dihiasi tanjakan tipis-tipis, dan lalu lintas lumayan padat. Ramai kendaraan warga Jakarta yang ingin liburan ke Kota Bandung, berdampingan dengan truk-truk yang melintas.
Di sini terasa tenaga Fronx kurang menghentak. Injakan pada pedal gas harus diurut perlahan, supaya ada tenaga untuk akselerasi. Agak repot bila ingin mendahului kendaraan lain, khususnya truk-truk besar yang berjalan pelan.
Cuaca cerah, akhirnya keluar Gerbang Tol Pasteur dan masuk Kota Bandung di tengah hari. Menginap semalam, esoknya lanjut ke Kota Subang. Mampir sejenak menikmati makan siang di Sate Maranggi Haji Yetty, sebelum akhirnya kembali ke Jakarta.
Desain SUV Bergaya Coupe
Mengutip komentar Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Ismi Saputra, desain Fronx berkonsep SUV bergaya coupe.

“Dirancang secara khusus, untuk mengakomodir gaya hidup aktif kaum urban. Ground clearance-nya memadai, manuver lincah, serta efisiensi konsumsi bahan bakar optimal,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakan, Fronx ikut jadi bagian dari arah strategis perusahaan, dalam menjawab tantangan mobilitas masa depan. “Salah satu wujud nyata dari implementasi strategi multi-pathway Suzuki, menuju era mobilitas berkelanjutan,” jelas Donny.
Melalui produk ini, Suzuki ambil tanggung jawab aktif, menghadirkan kendaraan rendah emisi dan ramah lingkungan. Tanpa harus korbankan performa ketangguhan khas SUV, yang diburu konsumen Indonesia.
Sejak diperkenalkan, Fronx menunjukkan performa konsisten di pasar. Sepanjang kuartal pertama (Q1) 2026, mampu berkontribusi sebesar 17 persen terhadap total retail sales Suzuki di Indonesia.
Keberhasilan ini tak lepas dari pendekatan pengembangan produk secara menyeluruh. Mulai dari riset kebutuhan konsumen, penerapan standar kualitas global, hingga proses pengujian komprehensif, guna memastikan performa serta keandalannya.
Keunggulannya kian diperkuat status produksi lokal di pabrik Cikarang, Jawa Barat. Fasilitas manufaktur ini menerapkan teknologi mutakhir, memastikan setiap unit memenuhi standar kualitas global.
(uda)
