Yadea Osta P dan Velax U Coba Taklukkan Bandung - Bogor 150 Km Dalam Sekali Ngecas

Yadea Osta P dan Velax U Coba Taklukkan Bandung - Bogor 150 Km Dalam Sekali Ngecas
Yadea Osta P dan Velax U Coba Taklukkan Bandung - Bogor 150 Km Dalam Sekali Ngecas

Autogear.id - Yadea Indonesia menggelar uji tantangan jarak jauh, bertajuk ‘Melawan Batas Jarak: Menempuh Jarak Lebih dari 150Km Dalam Sekali Pengecasan’.

Pada uji performa ini, dua motor listrik cerdas unggulan Yadea, yakni Osta P dan Velax U, ditantang melibas rute Bandung - Bogor sejauh 150 kilometer, hanya dengan satu kali pengecasan baterai (28/4/2026).

Langkah ini sedikit banyak menjadikan Yadea sebagai tolok ukur baru motor listrik cerdas jarak jauh. Sehingga semakin memperkuat posisi Yadea sebagai salah satu pemain kendaraan listrik pintar di Indonesia.

Melalui target yang ditetapkan, yaitu lebih dari 150 km, kiranya Yadea ingin membuktikan bahwa motor listrik kini tidak hanya relevan untuk penggunaan dalam kota. Melainkan juga mampu menjawab kebutuhan perjalanan jarak menengah dengan efisien.

“Kami ingin buktikan, kalau motor listrik saat ini penggunaannya tak hanya sebatas untuk penggunaan perkotaan. Namun mumpuni untuk perjalanan antar kota,” jelas VP & GM Penjualan dan Pemasaran Yadea Indonesia, Andy Luo.

Rute yang dipilih bukan tanpa alasan, mengingat jalur Bandung – Bogor dikenal memiliki medan lumayan ekstrem. Termasuk sejumlah tanjakan panjang di kawasan Puncak, dan terdapat rute menantang di kawasan Sasak Rajamandala.

Kondisi tadi boleh dikatakan menjadi uji sesungguhnya, terutama dalam hal performa baterai, efisiensi energi, serta kestabilan kendaraan dalam menghadapi beragam kontur jalan.

Kepercayaan diri Yadea dalam menghadapi tantangan ini bukan sekadar omon-omon. Sebab, Yadea didukung penerapan teknologi AiGO (Intelligent Riding System) dan iControl (Intelligent Control System).

Sistem AiGO berperan dalam mengoptimalkan manajemen baterai secara cerdas, termasuk pemantauan kondisi daya secara real-time dan efisiensi distribusi energi selama perjalanan.

Teknologi ini juga didukung indikator State of Charge yang akurat, sehingga pengendara dapat mengatur strategi berkendara dengan lebih tepat.

Sedangkan untuk iControl memberi peningkatan pada aspek kendali dan stabilitas. Fitur seperti Traction Control System (TCS) dan Hill Descent Control (HDC), memastikan performa tetap optimal, baik itu saat melahap jalan menanjak maupun menurun.

Alhasil, kombinasi kedua teknologi ini menjadi fondasi utama dalam mendukung pencapaian jarak tempuh maksimal. Melalui tantangan ini, Yadea tidak hanya ingin membuktikan kemampuan produknya, tetapi juga mengubah persepsi masyarakat terhadap kendaraan listrik, yang kini semakin andal dan siap untuk berbagai kebutuhan mobilitas.


(uda)