Teknik Tunggangi Motor Trail Buat Harian, Pakai Bahasa Tubuh

Ketika berkendara di trek onroad dengan ban dual purpose, kiranya dibutuhkan pula teknik yang tepat - YIMM
Ketika berkendara di trek onroad dengan ban dual purpose, kiranya dibutuhkan pula teknik yang tepat - YIMM

Autogear.id – Belakangan ini motor trail atau motor dual purpose kian digemari pengguna motor. Terutama mereka yang menyukai aktivitas offroad. Walaupun tidak sedikit pula penyuka motor jenis ini adalah mereka, yang menggunakannya sehari-hari untuk beraktivitas di jalanan perkotaan. Misalnya pengguna motor yang memang beraktivitas rutin melibas jalur onroad, juga melalui jalur berkarakter offroad di dekat tempat tinggal atau lokasi kerja mereka.

Ketika berkendara di trek onroad dengan ban dual purpose, kiranya dibutuhkan pula teknik yang tepat untuk mengendarai motor tersebut. “Bikers perlu memperhatikan sejumlah hal, agar mudah mengendarai kendaraan semacam ini, untuk mendukung kelancaran dalam berkendara,” ujar staf main dealer Yamaha PT. Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu), Dwi Rochmat Kurniawan.

Adapun beberapa poin yang harus diperhatikan adalah ;

1. Perhatikan Kondisi Motor

Perhatikan kondisi motor dalam keadaan baik sebelum berkendara. Lakukan pengecekan terlebih dahulu, meliputi pengecekan kondisi sistem pengereman, kemudian lampu-lampu mulai dari lampu depan, belakang, sein, dan hazard, serta bagian lainnya. Karena itu semua berfungsi penting dalam melancarkan kegiatan berkendara.

2. Kelengkapan Safety Gear

Gunakan kelengkapan safety gear yang wajib dikenakan saat berkendara motor. Seperti helm aatau pelindung kepala, sepatu tertutup, jaket, celana panjang, dan sarung tangan. Selain itu, pastikan telah membawa surat-surat berkendara seperti SIM dan STNK.

3. Atur Riding Position

Lakukan riding position yang tepat, gaya berkendara disesuaikan untuk berkendara di jalanan onroad. Misalnya teknik berbelok, lakukan dengan cara lean with the bike, atau tubuh pengendara sejajar motor. Jika diperlukan, teknik lean out yang tidak terlalu over atau badan tidak terlalu keluar dari body motor.

4. Kuasai Handling dengan Baik

Menguasai penggunaan stang atau handlebar motor trail yang cenderung lebar. Posisi tangan rileks dengan posisi duduk menyesuaikan tinggi badan. Hindari duduk terlalu maju atau terlalu ke belakang. Karena akan mempengaruhi keleluasaan saat berbelok. Hindari menyelip di antara kendaraan berjarak sempit satu sama lain, berisiko mudah tersangkut body kendaraan lain.

5. Periksa Keadaan Ban

Perhatikan kondisi ban, bisa dilihat dari ketebalan Kembangan, agar layak dan ideal digunakan di jalan onroad. Pastikan tekanan ban sesuai ukuran yang disarankan. Untuk kecepatan disesuaikan dengan kondisi jalan. Hindari melakukan pengereman yang mendadak dan keras, karena ban dual purpose yang diperuntukkan untuk berkendara di jalanan onroad tidak semua mempunyai grip yang sesuai spek onroad. Mengatur kecepatan juga dapat mempengaruhi grip ban.

6. Waspadai Musim Penghujan

Akhir-akhir ini sudah memasuki musim penghujan, dimana jalanan menjadi licin. Jadi berhati-hatilah, jangan kebut dan kurangi kecepatan. Lakukan jarak henti atau pengereman lebih jauh. Jangan lupa gunakan jas hujan model celana dan atasannya, ketika berkendara di musim penghujan.


(uda)