Autogear.id – M-One Super Tyre Sealant gelar pengujian ekstrem, kendarai motor melindas papan yang dipenuhi 6.000 paku.
Hal ini sekaligus mengantarkan M-One meraih Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), kategori ‘Berkendara Motor Lewati Papan Rintangan, dengan Paku Terbanyak’.
Rekor ini jadi pencapaian kedua M-One, setelah sebelumnya catat rekor serupa pada 2013. Kali ini, M-One kembali pecahkan rekor dengan jumlah paku lebih banyak.
“Selamat kepada M-One, ini merupakan rekor kedua dan mematahkan rekor sendiri pada 2013,” ujar Wakil Direktur Utama MURI, Osmar Semesta Susilo.
Pembuktian performa M-One dilakukan kreator konten Willy Salim, yang menggunakan Honda Vario, untuk melintasi papan berisi 6.000 paku.
Sebelum pengujian, ban motor terlebih dahulu dikosongkan dari tekanan udara. Selanjutnya, masing-masing ban diisi satu botol M-One Super Tyre Sealant kapasitas 650 ml.
Setelah cairan dimasukkan, ban dibiarkan agar cairan menyebar ke seluruh bagian dalamnya. Setelah proses selesai, barulah motor digunakan melindas ribuan paku.

Sebagai pembanding, dilakukan pula pengujian terhadap ban tanpa M-One. Hasilnya, ban tersebut hanya mampu bertahan sekitar 27 meter, sebelum kempes.
Sementara itu, ban yang telah menggunakan M-One mampu melewati papan berisi 6.000 paku tanpa kendala berarti selama pengujian berlangsung.
Usai melewati lintasan, ditemukan sejumlah titik tusukan pada ban. Namun, kebocoran dapat tertahan setelah cairan M-One bekerja pada bagian dalam ban. Cairan ini mengisi titik kebocoran, sehingga bantu mempertahankan tekanan ban.
Teknologi Sealant Berbasis Air
General Manager dari PT Sinar Alam Abadijaya selaku produsen M-One, Tri Saputra mengatakan, pencapaian MURI bukan sekadar upaya mengejar penghargaan. Melainkan juga momentum menunjukkan kualitas produk kepada konsumen.
“Yang penting kepercayaan pelanggan yang kita jaga. Dengan pembuktian ini, konsumen bisa melihat sendiri kualitas produk kita,” ujarnya.

Menurutnya, M-One Super Tyre Sealant menggunakan formula berbasis air atau water base. Formula tersebut juga membuat cairan relatif mudah dibersihkan ketika diperlukan.
“Kita sudah coba selama bertahun-tahun dan merek kita tidak pernah ada korosi. Kita juga punya water base dan gampang untuk dibuang,” jelasnya.
Produk ini bisa untuk ban roda dua maupun roda empat. Untuk ban baru yang langsung menggunakan M-One, dapat digunakan dalam jangka waktu sekitar dua tahun. Dengan catatan, masa pakai bergantung pada kondisi ban dan intensitas penggunaan kendaraan.
Trisaputra mengingatkan, penggunaan sealant pada dasarnya tidak menggantikan kebutuhan untuk mengganti ban yang sudah aus atau botak.
“Kalau pemakaian sering, setiap hari, biasanya ban akan botak setelah beberapa bulan. Jadi kita anjurkan tetap mengganti ban,” katanya.
Saat ini M-One telah didistribusikan ke berbagai wilayah Indonesia, dengan Jakarta sebagai pasar utamanya. Selain pasar domestik, juga telah ekspor, di antaranya ke Meksiko dan Turki, dengan permintaan yang masih berlangsung melalui pembelian berulang.
(uda)
