Mobil Bekas Taksi

Lagi Ramai Penjualan Mobil ex-Taksi, Nih Tips agar Tak Tertipu

Kia Rio eks Taxiku produksi tahun 2015 dijual dengan harga Rp58 juta. ig/dekareset
Kia Rio eks Taxiku produksi tahun 2015 dijual dengan harga Rp58 juta. ig/dekareset

Autogear.id: Sejak beberapa bulan terakhir, kendaraan-kendaraan bekas armada taksi semakin populer dan diburu oleh konsumen. Hal ini cukup menarik, mengingat arah industri otomotif yang mulai bergerak ke era mobil hybrid dan mobil listrik, justru faktanya mobil-mobil bekas dengan jam terbang dan jarak tempuh tinggi kini menjadi incaran konsumen. 

Nyaris semua provider taksi berlomba untuk memasarkan unit-unit yang sudah stop operasi. Seperti yang kita ketahui setiap 5 tahun, seluruh operator taksi biasanya melakukan peremajaan armada, sehingga unit lama pun dijual.  

Banyak hal yang membuat fenomena kendaraan eks taksi ini menjadi laris manis. Beberapa diantaranya termasuk edukasi yang diberikan banyak influencer dan youtuber tentang keunggulan dan keuntungan membeli mobil eks taksi. 

Jika kita merinci lebih detail, sebenarnya banyak alasan yang cukup masuk akal kenapa kendaraan eks taksi saat ini layak untuk dibeli. 

Usia muda dan harga super murah

Sekarang ini, ada beragam model kendaraan eks taksi yang dijual. Masing-masing provider biasanya memakai armada dengan brand yang berbeda, namun beberapa yang populer digunakan seperti Toyota Limo (vios), Toyota Etios Sedan (Etios Liva), Nissan Almera, serta Kia Rio Sedan. Rata-rata tahun produksi kendaraan tersebut mulai dari 2013-2015 dengan kisaran harga dari Rp40 juta - Rp 60 jutaan. Bahkan yang paling fenomenal belakangan ini adalah Etios Liva eks unit Express Taxi yang ditawarkan dengan harga Rp33 juta dengan kondisi apa adanya. Harga yang sama dengan satu unit sepeda motor Yamaha NMax. Pantas saja sudah sold out. 

Selain itu, beberapa provider juga menawarkan jenis kendaraan luxury seperti Mercedes-Benz C200 hingga Toyota Alphard (eks Silver Bird). Tentunya dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga bekas pemakaian pribadi.

Unit di-upgrade sebelum dijual

Saat ini pihak penjual/provider menawarkan unit eks taksi dengan cara lebih dulu melakukan refresh bahkan meng-upgrade kendaraan yang dijual. Beberapa fitur yang diupgrade biasanya mencakup power window, central lock, penambahan audio system, serta warna cat yang disesuaikan dengan keinginan si pembeli. Namun yang terpenting adalah pihak penjual minimal akan membuat mobil eks taksi tersebut kembali ke kondisi standar. Hal inilah yang menambah keyakinan konsumen untuk memutuskan membeli mobil bekas taksi. 

Keterbukaan informasi perawatan kendaraan

Beberapa tahun ke belakang, banyak orang yang takut dan khawatir ketika membeli mobil bekas taksi. Kritikan umum yang sering kita dengar seperti mobil capek, kilometer tinggi, mobil ringkih, mobil rewel, setiap minggu selalu ada penyakit, serta harga jual yang anjlok. Intinya niat awal mau untung malah buntung, begitu kira-kira ketakutan konsumen. 

Kalau melihat kondisi sekarang, ungkapan-ungkapan di atas tidak lebih dari sekedar propaganda sales mobil baru. Wajar saja, saat ini semua informasi bisa diakses kapanpun dan dimanapun. Termasuk pengakuan pengguna mobil eks taksi soal pengalaman positif mereka menggunakan mobil kilometer tinggi, hingga konten-konten yang dibuat influencer/youtuber juga memberikan pencerahan bagi mereka yang tadinya mungkin khawatir dengan mobil eks taksi. 

Tak hanya itu, tips cara merawat kendaraan agar selalu optimal juga sudah bertebaran dimana-mana. Bahkan bengkel-bengkel resmi juga menawarkan layanan 'general check-up' untuk mengetahui kondisi kendaraan. Biayanya pun tidak mahal hanya berkisar Rp200 ribu - Rp250 ribu. Biasanya hasil general check-up ini menjadi acuan konsumen untuk mengambil tindakan agar kendaraannya kembali sehat dan normal. 

Menghindari pembelian kredit

Tidak bisa dipungkiri, wawasan soal manajemen keuangan juga menjadi alasan yang masuk akal bagi konsumen dalam membeli mobil bekas taksi. Khususnya, bagi konsumen first buyer atau mereka yang pertama kali membeli mobil. Tak ingin dibebani hutang cicilan setiap bulan akibat pembelian skema kredit, orang-orang dengan kesadaran manajemen keuangan tidak lagi memprioritaskan gengsi melainkan lebih mengutamakan kebutuhan memiliki mobil.

Dengan harga miring Rp40 juta- Rp60 juta, mobil-mobil taksi adalah pilihan ideal untuk dibeli cash memakai uang tabungan. Apalagi unit yang didapat masih tergolong muda, desain modern, teknologi baru, dan spare parts yang mudah didapat. Meski demikian, beberapa provider/penjual juga tetap menawarkan pembelian dengan cara kredit. 


(uda)