Autogear.id – Hobby Mart (Hobbies Market), sebuah marketplace komunitas yang mempertemukan para penjual, kolektor, pelaku usaha, komunitas, dan pecinta berbagai jenis hobi dalam satu ruang interaksi yang terbuka, fun dan hangat, bakal menggelar event perdana di Bali Coffee Club, Jalan Lebak Bulus I, Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026).
Acara berlangsung pukul 8 pagi hingga malam hari, dimeriahkan antara lain oleh konvoi International VW Bus Day, parade komunitas Vespa dan merek motor lainnya, club dan komunitas roda empat, hunting foto, serta turnamen Pickle Ball antar komunitas.
Mengusung semangat ‘Where Hobbies Meet Community’, Hobby Mart menjadi wadah para pehobi untuk bertemu, berbagi pengalaman, memperluas jaringan, melakukan transaksi, serta membangun kolaborasi dengan sesama pelaku dan komunitas hobi.
Berbagai kategori akan hadir dalam kegiatan ini, mulai dari otomotif, sepeda, diecast, model kit, action figure, fotografi, musik, barang vintage, memorabilia, hingga berbagai produk dan aktivitas lain yang berkaitan dengan dunia hobi dan koleksi.
"Event ini kami hadirkan sebagai ruang temu bagi komunitas, dan para pelaku usaha berbasis hobi. Tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga tempat berbagi pengalaman, pengetahuan, dan semangat antar sesama hobiis," ujar penggagas Hobby Mart, Hari Bravo dari GARIS ent., saat jumpa pers, Rabu (3/6/2026).
Selain area market, di lokasi acara pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas komunitas, pameran koleksi, gathering, sharing session, aktivitas networking, serta kesempatan bertemu langsung para pelaku dan komunitas berbagai bidang hobi.
Peserta dari segmen otomotif lanjut Hari Bravo sekitar 30 persen, yang akan terdiri dari komunitas dan club mobil serta motor. “Para pengguna Vespa, dan motor lainnya bakal meramaikan event ini,” jelasnya.
Kata Hari lagi, yang membedakan event ini dengan lainnya, para hobiis otomotif dan hobiis lainnya akan diposisikan dalam porsi yang sama. “Semua hobiis di Hobby Mart akan setara di hadapan pengunjung, untuk saling berinteraksi,” terangnya.
Untuk kegiatan pecah telur tersebut, Founder Retroforia, Budi Arwiyanto menargetkan partisipasi 30 Tenant dari berbagai bidang hobi dan koleksi, lebih dari 20 komunitas hobi dari Jakarta dan sekitarnya, serta lebih dari 500 pengunjung kalangan pehobi, kolektor, komunitas, dan masyarakat umum.
Alhasil, dengan menghadirkan beragam komunitas dan pelaku usaha dalam satu lokasi, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu wadah interaksi, transaksi, dan kolaborasi antar pehobi yang mampu memperkuat ekosistem hobi dan komunitas di Indonesia.
“Tidak hanya menjadi marketplace komunitas, tetapi juga menjadi ruang bertemunya para pelaku ekonomi kreatif, kolektor, komunitas, dan pecinta hobi dalam satu perayaan budaya hobi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Manager Bali Coffee Club, Adrian Kariem.
Melalui acara ini, penyelenggara berharap dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Sekaligus memperkuat hubungan antar pehobi, yang selama ini berkembang di berbagai kota di Indonesia.
(uda)
