Serba-Serbi Formula 1

Tim-Tim F1 Siap Tiru Langkah 'Kejam' McLaren

Tim-tim F1 dihadapkan krisis finansial akibat pandemi Covid-19. autosport
Tim-tim F1 dihadapkan krisis finansial akibat pandemi Covid-19. autosport

Autogear.id: Beberapa tim Formula 1 dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah yang sama dengan McLaren yakni menonaktifkan sementara karyawan serta memotong gaji untuk personil dan para pembalapnya. 

Kebijakan tersebut sebenarnya cukup masuk akal, khususnya untuk tim-tim F1 asal Inggris. Pasalnya Pemerintah Inggris menawarkan skema cuti untuk membantu perusahaan dalam melewati masa-masa krisis akibat pandemi Covid-19. 

Selama karyawan dicutikan, pemerintah akan membayar 80 persen gaji mereka hingga nanti bekerja kembali seperti biasa. Skema ini pula yang menjadi acuan McLaren F1 menjadi tim pertama yang mengambil langkah pemecatan sementara tersebut. 

Dilansir dari GPfans, Jumat (3/4/2020) Racing Point telah mengkonfirmasi pihaknya mempertimbangkan untuk melakukan hal yang sama.

"Mengenai cuti, Racing Point sedang mengevaluasi berbagai langkah penghematan biaya selama situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada tahap ini, kami tidak mengesampingkan apa pun karena ada begitu banyak ketidakpastian kapan balapan akan dilanjutkan," jelas keterangan resmi Racing Point. 

Selain McLaren dan Racing Points, beberapa tim lain juga bermarkas di Inggris seperti Mercedes, Red Bull, dan Williams. Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari tim-tim tersebut soal skema cuti dan pemotongan gaji personilnya. 

McLaren sendiri dinilai cukup tegas mengambil langkah agar terhindar dari krisis. Tak tanggung-tanggung, tim berbasis di Woking, Inggris tersebut memangkas gaji dua pembalap utama mereka, begitupun dengan gaji CEO Zak Brown, serta pejabat-pejabat senior di manajemen tim.


(uda)