Tips PErawatan Mobil

Kiat Menjaga Cat Mobil Tetap Awet

Perawatan cat kendaraan tentu cukup mudah, tapi masih banyak yang belum tahu manfaat dan pentingnya melakukan perawatan cat kendaraan. ADM
Perawatan cat kendaraan tentu cukup mudah, tapi masih banyak yang belum tahu manfaat dan pentingnya melakukan perawatan cat kendaraan. ADM

Autogear.id – Penampilan eksterior kendaraan, kendati bukanlah sesuatu yang utama, namun menjadi kesan awal yang relatif menentukan. Bayangkan saja, bila ingin membeli mobil, kemudian terlihat eksteriornya kusam. Kaca buram akibat jamur, cat terkelupas di sana-sini, pastinya akan membuat ilfil yang memandangnya.

Kemudian timbul pertanyaan, sebenarnya bagaimana proses pengecatan bodi mobil? Mengapa bisa sampai cat terlihat kusam dan apa yang membuatnya terkelupas? Padahal pengecatan mobil pastilah melewati beberapa tahap quality control sebagai jaminan mutu.

Menyikapi hal tersebut PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dalam sebuah kesempatan mencoba memberi pemahaman yang baik, tentang dasar pengecatan pada mobil. “Supaya penampilan mobil terjaga, dan pada aakhirnya menambah kenyamanan dalam berkendara”, ujar Executive Coordinator Technical Service Division ADM, Bambang Supriyadi.

Lanjut Bambang, secara pengertian dan fungsi, cat kendaraan merupakan lapisan terluar plat bodi. Yang berfungsi melindungi plat bodi mobil dari kondisi cuaca dan serangan karat. Sekaligus tentunya menambah cantik tampilan pada eksterior mobil.

Baca Juga:
Chicherit Menang Etape 3, Attiyah Pimpin Klasemen, Sainz Terhempas

Perlu diketahui, bicara pengecatan dan tren warna yang disukai pelanggan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun belakangan adalah putih, hitam, silver dan grey. Dalam perkembangannya, proses pengecatan di industri otomotif diawali menggunakan metode kuas atau brushing, lalu spraying, dengan memanfaatkan udara bertekanan tinggi.

Selanjutnya mulai menerapkan teknologi semi robot, hingga saat ini proses pengecatan melibatkan full robotic pada keseluruhan bodi mobil. Pengecatan yang dilakukan standar manufaktur, yakni metode Heat Polymerization. Merupakan proses pengecatan yang dipanaskan dengan suhu minimal 140 derajat celcius.

Perlu diketahui pemilik kendaraan, proses pengecatan pabrikan, dalam hal ini di ADM. Memiliki proses pengecatan yang berisi 4 (empat) tahap. Mulai dari cleaning atau pembersihan bodi, pelapisan anti karat, surfacer & sealing dan lapisan terakhir adalah Top Coating.

Selain itu, cat bodi kendaraan juga dapat dibagi menjadi beberapa karakter pigmen. Seperti warna Solid, Metallic dan Pearl. Yang masing-masing memiliki perbedaan dalam proses pengecatannya, tergantung dari kebutuhan pelanggan selama ini. Dalam menjaga kualitas cat bodi kendaraan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Antara lain:

Baca Juga:
Pereli KTM Mulai Konsisten, Sanders Tampil Epik di Cuaca Buruk

1. Simpan Kendaraan di Garasi
Ini dilakukan untuk menghindari terik matahari, air hujan, kotoran hewan, getah pohon dan faktor eksternal lainnya. Apabila tidak memiliki garasi, pemilik mobil dapat menggunakan cover mobil yang berbahan halus dan kuat terhadap cuaca serta tidak luntur.

2. Rutin Mencuci Mobil
Minimum seminggu sekali mencuci mobil menggunakan air yang bersih dan shampo mobil. Hendaknya mencuci mobil dilakukan pada tempat yang teduh, tidak langsung terkena teriknya sinar matahari.

3. Periksa Cat Bodi secara Berkala
Perhatikan dari benda-benda maupun cairan asing. Kemudiaan bersihkan dengan menggunakan kain halus seperti microfiber atau yang dikenal dengan istilah kain Kanebo.

4. Perawatan Pemolesan
Mengenai perawatan pemolesan mobil, perlu dilakukan paling tidak 6 bulan sekali untuk menjaga tampilan mobil tetap dalam kondisi baik dan mengkilap. Pemilik kendaraan dapat memilih material poles atau wax yang baik. Supaya tidak berbahaya terhadap cat atau bebas amonia.


(uda)