Yard Built Indonesia Gandeng 4 Builder Bali Garap Yamaha XSR155

IG @treasuregarage
IG @treasuregarage

Autogear.id - Setahun belakangan program Yard Built Indonesia telah hadir, menampilkan karya custom berkualitas dari Yamaha XSR155. Dimana mampu menginspirasi para pegiat, sekaligus pecinta motor custom di Indonesia.

Sejak April 2020, Yard Built Indonesia telah menyajikan kreatifitas 4 builder profesional asal Jabodetabek terkait XSR155. Mereka adalah Andi ‘Atenk’ Akbar (Katros Garage), Donny Ariyanto (Studio Motor), Rizqi Pratama (Lemb Inc.), dan Erwan Sudiarto (32 Kustoms). 

Setelah itu Yard Built Indonesia lanjut berkolaborasi dengan 4 modifikator asal Bandung, yakni Purnama Sultan (Glanets Radical Kustom), Chandra (Pickers Store), Franky Mory (Yasashii Garage), dan Susanto Gunawan (Speedking Garage).

Selain dengan builder andal di Pulau Jawa, program ini juga gandeng modifikator unggulan di Pulau Dewata. Kali ini custom XSR155 dipercayakan kepada 4 builder kebanggaan Bali, yaitu Deus Ex Machina ‘Temple of Enthusiasm’, Imanuel Prakoso (Treasure Garage), Komang Gde (Kedux Garage), dan Putu Ajus Mulyawarman (AMS Garage). 

Deus Ex Machina ‘Temple of Enthusiasm’ akan merakit XSR155 terinspirasi dari motor legenda Yamaha ‘Aka-Tombo’ yang berarti Red Dragonfly. Aka-Tombo merupakan motor pertama produksi Yamaha Motor Company. Garapan Deus Ex Machina ini pancarkan jiwa ‘Moto & Surf’, menyuguhkan kesenangan dan keseruan. 

Sementara Treasure Garage coba membawakan karakter ‘Modern Futuristic Supermoto’ yang out of the box. Hasilkan motor berkonsep futuristik yang lincah diajak bermanuver di jalanan, dan tetap memperhatikan segi fungsionalitas.
 
Rumah custom Kedux Garage ingin melahirkan karya dengan penjiwaan dan orisinalitas, dituangkan pada sebuah transformasi custom XSR155 berjuluk ‘Black Dog’.

“Pada dasarnya XSR155 adalah motor yang punya desain mengikuti selera pasar. Sehingga tak ada kendala dalam membangun motor ini. Sama halnya seperti saya ngerjain motor saya sendiri, lebih bebas,” tukas Komang.

Sedangkan AMS Garage yang kental ciri khas garapan bodi alumunium, akan membangun XSR155 genre cafe racer. “Yard Built bebaskan builder berkreasi, tumpahkan idealisme dalam meng-custom XSR155. Apalagi aslinya motor ini sudah neo klasik, enak untuk dimodifikasi. Baik itu gaya tracker, cafe racer dan lainnya,” urai Ajus yang mengaku bangga, bisa terpilih dari sekian banyak bengkel modifikasi yang ada di Indonesia.

Program Global
Yard Built adalah wadah kreatif menggarap modifikasi ragam produk Yamaha, yang sudah dilakukan lebih dulu di Eropa dan Amerika, serta sukses merambah ke negara lain. Tepatnya dilakukan di kedua benua tersebut sejak 2012.

Program ini kian mendunia, ketika di 2016 Yamaha Jepang serahkan unit XSR700 dan XSR900 kepada builder terpilih di Eropa dan Amerika untuk dimodifikasi, lalu dipamerkan di berbagai kegiatan custom culture.

“Program Yard Built adalah kesempatan bagus untuk bengkel-bengkel pamerkan hasil kerja mereka, dengan kreasi berbeda yang menarik. Sangat menggairahkan,” ucap Anthony Mclnerheney, concept designer Deus Ex Machina.

Hal senada dikatakan Imanuel Treasure Garage. “Wadah ini sangat membantu industri custom, dan dukungannya benar-benar nyata. Apalagi diadakan tak hanya di satu kota. Jelas, saat pandemi seperti ini menjadi motivasi bagi kami, ketika Yamaha masih support modifikator lokal,” pungkasnya.


(acf)